AKADEMIK

      Sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 60 Pasal 8 ayat 2, tahun akademik Penyelenggaraan pendidikan di FISIP UHAMKA dimulai pada bulan September dan dibagi menjadi dua semester yang masing-masing terdiri atas 16 sampai dengan 18 minggu dengan sistem kredit semester (sks). Di akhir program pendidikan akademik dilaksanakan wisuda.

  • Kegiatan akademik dimulai dengan her-regristrasi sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. ketentuan tentang registrasi dan her-registrasi dapat di klik di sini.
  • Pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) pada saat mahasiswa memasuki semester baru harus menetapkan program belajarnya untuk semester yang akan berjalan. Program belajar semester ini harus didaftarkan agar mahasiswa mendapat izin untuk mengikuti perkuliahan dan namanya terdaftar dalam absensi dikelas sesuai dengan mata kuliah yang didaftarkan.
  • Penyusunan KRS pada semester satu biasanya berupa paket semester yaitu mata kuliah yang harus dipedomani pengambilannya sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan di jadwal kuliah
  • Semester dua dan selanjutnya penyusunan KRS mengacu pada ketentuan Kartu hasil Studi (KHS) yang di dalamnya tertera angka indeks prestasi (IP) dan besar beban belajar (sks) yang dapat diambil. Ketentuan pengisian KRS secara lengkap dapat dilihat di buku panduan
  • Mahasiswa dinyatakan aktif berdasarkan bukti her-registrasi.
  • Pelaksanaan Evaluasi belajar terdiri dari tugas-tugas, Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)  yang dilaksanakan dalam bentuk ujian lisan, tertulis, dan praktikum.
  • Mahasiswa yang mengikuti kegiatan evaluasi UTS atau UAS adalah mahasiswa yang mengikuti minimal 75% dari jumlah tatap muka.
  • Nilai akhir semester terdiri dari 10% kehadiran, 15-20%tugas, 20-35% UTS, 40-50% UAS. Persentase ini disesuaikan dengan substansi mata kuliah.
  • Perbaikan nilai hanya dapat dilakukan dengan cara remedial atau mengulang pada semester-semester berikutnya.
  • Untuk mengakhiri study jenjang S1 mahasiswa diwajibkan menulis skripsi guna melatih mahasiswa untuk meneliti, membuat suatu simpulan dari berbagai analisis antara teori dengan realitas sosial yang ada.